INDUSTRI KREATIF GIANYAR BERSIAP PASCA PANDEMI COVID-19

"Bangga dengan Gianyar" mungkin itu kalimat yang terpikirkan di benak kita sebagai warga Gianyar. Kabupaten Gianyar sebagai salah satu dari sembilan Kabupaten dan Kota di Provinsi Bali, sangat terkenal di mancanegara.

Kerajinan hasil industri rumahan jelas tak bisa dibilang murahan.
Kuliner asli Gianyar yang bercita rasa tinggi membuat nikmat dan lupa diri.
Seni pertunjukan sangat indah dipandang mata dan membuat kita terpana.
Industri kerajinan (kriya), kuliner dan seni pertunjukan adalah tiga sub sektor unggulan Kabupaten Gianyar.

Ketiga sub sektor unggulan tadi yang membuat GIANYAR DINOBATKAN menjadi salah satu dari 10 KABUPATEN/KOTA KREATIF SE-INDONESIA !!! Sulit untuk tidak menjadi bangga. Dari 514 Kabupaten dan Kota di Indonesia, Gianyar menjadi salah satu dari 10 Kabupaten/Kota yang dinobatkan. Ketua Dekranasda Gianyar Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra berkesempatan menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Triawan Munaf kala itu.

Saat ini bangsa kita sedang menghadapi cobaan masuknya COVID-19. Hal ini cukup ironi sekaligus memukul berbagai industri, tak terkecuali industri kreatif. Ditutupnya akses pariwisata dan berbagai transaksi menjadi terkendala, ditenggarai sebagai penyebab. Namun dapat dikatakan hal ini masih asumsi dan praduga. Kebijakan tidak bisa didasari oleh ASUMSI dan PRADUGA . Saat ini kami dari Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf) akan melakukan monitoring. Kami akan melakukan mapping dampak pandemi COVID-19 terhadap kegiatan ekonomi kreatif di Kabupaten/Kota anda.

Mari para pemerhati dan pelaku industri kreatif, walaupun kita sedang #dirumahaja kita masih bisa berkontribusi terhadap bangsa. Kita harus bersama-sama #bergandengantangan mempersiapkan diri pasca pandemi dengan senyuman. Kita harus percaya "badai pasti berlalu". Yukkk para pemerhati dan pelaku industri kreatif di Kabupaten Gianyar, ramai-ramai kita isi kuesioner ini: MONEV-KATAKREATIF2019


Penulis: dewadi