Serah Terima Jabatan Wishnutama Siap Sinergikan Ekonomi Kreatif dan Pariwisata

Bekraf, Jakarta – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menyelenggarakan acara Serah Terima Jabatan Kepala Bekraf dari Triawan Munaf kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio. Acara berlangsung di Lantai 18 Gedung Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta pada Rabu (23/10/2019).

Serah terima jabatan dilaksanakan usai Presiden Joko Widodo secara resmi melantik Wishnutama sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta. Setelah pelantikan tersebut, Wishnutama langsung menuju Kementerian Pariwisata dan Bekraf untuk melaksanakan serah terima jabatan.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara dan penyerahan buku Memori Serah Terima Jabatan Kepala Bekraf. Disaksikan oleh Eselon 1 dan 2 dari Bekraf dan perwakilan dari Kementerian Pariwisata, Triawan Munaf dan Wishnutama kemudian menyampaikan sambutan.

Dalam sambutannya, Triawan Munaf menyampaikan rasa terima kasih dan permintaan maaf atas kesalahan yang mungkin dilakukan dalam menjalankan tugas sebagai Kepala Bekraf. Ia juga menyambut Wishnutama sebagai pemimpin yang melanjutkan tugas Kepala Bekraf ke depannya.

“Hari ini, di hadapan kita semua telah hadir pemimpin baru, Bapak Wishnutama Kusubandio yang akan melanjutkan tugas besar untuk mengembangkan sektor ekonomi kreatif nasional untuk lima tahun ke depan. Saya percaya, di bawah kepemimpinannya ekonomi kreatif akan semakin mapan,” ujar Triawan Munaf.

Sementara itu, Wishnutama menanggapinya dengan mengenang jasa Triawan Munaf yang telah membuatnya banyak terlibat di acara pemerintahan.

“Kang Triawan Munaf adalah orang yang paling bertanggung jawab (untuk) saya berada di sini sekarang. Karena beliau lah, saya akhirnya banyak terlibat membantu event-event besar termasuk Asian Games. Kami sangat bersahabat, hampir setiap malam kami berkomunikasi,” kenang Wishnutama.

Wishnutama menambahkan, ekonomi kreatif dan pariwisata merupakan sektor yang tidak bisa dipisahkan. Keduanya bisa meningkatkan perekonomian sebagai sumber devisa negara. Ia meyakini bahwa ekonomi kreatif dan pariwisata bisa bersinergi.

“Ekonomi kreatif ke depan akan menjadi strategis. Pariwisata ditunjang dengan kreativitas akan menjadi penyumbang devisa terbesar. Dengan dukungan kreativitas dan Bekraf, peningkatan devisa negara akan terlaksana jauh lebih cepat dan lebih besar. Selama lima tahun, apa yang Bekraf lakukan tidak akan sia-sia. Saya yakin ini akan menjadi sinergi yang luar biasa dengan pariwisata,” tegasnya. (JAN)